Pembiayaan ACC di Luar Jawa Membaik

Membaiknya sektor industri berbasis sumber daya alam di beberapa wilayah, terutama di luar Jawa, berdampak baik bagi perusahaan pembiayaan seperti PT Astra Credit Company (ACC). Meski belum pulih 100 persen, ACC mengaku sudah merasakan peningkatan.

Jodjana Jody, Chief Executive Officer ACC mengatakan, jika beberapa wilayah di Sumatera masih lesu mengambil paket pembiayaan. Pembiayaan terburuk sebelumnya ialah di wilayah Sumatera Selatan, Sumatera Utara dan Kalimantan.

“Terus terang wilayah terburuk soal pembiayaan itu tak lepas dari kondisi ekonomi, terutama yang bergantung pada sumber daya alam. Namun tahun ini, kondisi ekonomi natural resources harganya sudah membaik, daerah tersebut juga mulai menunjukkan perbaikan, walaupun belum stabil,” ucap Jody.

Sampai saat ini, kontribusi terbesar pembiayaan ACC masih di daerah Jabodetabek dengan komposisi 40 persen. Selebihnya disumbang oleh wilayah lain yang mencapai 60 persen.

“Kami memiliki distribusi dengan sektor otomotif itu sama, karena kami ini mirroring saja. Ada diler otomotif di wilayah mana, kami juga ikut buka,” ucap Jody lagi. Sampai saat ini, ACC sudah memiliki 75 cabang, di mana awal 2017 dua jaringan baru saja dibangun yakni di Bekasi dan daerah Pondok Cabe. Saat ini, kata Jody, pihaknya sedang mengevaluasi lagi untuk pembangunan outlet baru.

“Kami akan tambah lagi dan sedang melakukan evaluasi. Setidaknya sampai akhir tahun akan ada tiga cabang lagi, jadi target tahun ini hanya lima saja, dimana dua jaringan sudah dibangun di awal tahun,” kata Jody.

SUMBER  : http://autobild.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *